PPDB

DAFTAR SEKARANG

JALUR PENDAFTARAN

Adalah jalur khusus yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berasal dari keluarga prasejahtera atau penyandang disabilitas. 

1) Bukti keikutsertaan calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang dapat digunakan antara lain:

  • Kartu Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterbitkan oleh Kementerian dan terdata dalam Dapodik;
  • Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang diterbitkan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang sosial dan terdata dalam DTKS Dinas Sosial; atau
  • bukti keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu lainnya yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

2) Data keluarga ekonomi tidak mampu tidak boleh menggunakan data Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM);

3) Bagi calon peserta didik Penyandang Disabilitas dibuktikan dengan:

  • surat keterangan dari dokter dan/atau dokter spesialis;
  • surat keterangan dari psikolog; dan/atau
  • kartu Penyandang Disabilitas yang dikeluarkan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang sosial.

Adalah jalur khusus yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang orang tuanya pindah tugas kerja, sehingga calon peserta didik juga ikut pindah atau orang tuanya bekerja pada sekolah yang dituju. Syarat mengikuti jalur ini adalah :

  1. Surat penugasan dari instansi/lembaga/perusahaan yang mempekerjakan dan surat keterangan pindah domisili orang tua/wali dan calon peserta didik yang diterbitkan oleh Dinas Dukcapil;
  2. Perpindahan tugas orang tua/wali yang digunakan sebagai dasar seleksi  dalam  jalur  perpindahan  tugas  orang tua/wali  paling  lama 1 (satu) tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB; dan
  3. Untuk anak guru/tenaga kependidikan yang akan menggunakan sisa persentase jalur perpindahan orang tua/wali yang tidak terpenuhi haruslah pada sekolah di mana orang tua/walinya sebagai guru/tenaga kependidikan pada sekolah yang sama dibuktikan dengan surat keputusan/penugasan dari kepala sekolah.

Pendaftaran jalur prestasi dilakukan secara individu dengan melampirkan bukti-bukti prestasi yang relevan (bisa lebih dari 1 jenis prestasi). Contoh jika calon peserta didik berprestasi pada bidang akademik (misalnya olimpiade), lalu juga juara kelas, dan juga memiliki hafalan Al-Quran, maka SEMUA PRESTASI tersebut dicantumkan sertifikatnya ketika mendaftar.

Adalah jalur khusus yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi baik akademik maupun non-akademik. Prestasi yang dimaksud harus dibuktikan dengan sertifikat dari lembaga yang berwenang dari instansi resmi seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD dan Instansi Resmi lainnya. 

Kriteria prestasi yang dapat digunakan untuk mendaftar adalah sebagai berikut :

  1. Peringkat Kelas

Peringkat kelas yang dimaksud adalah peringkat 1 s.d 10 pada tia semester selama 5 semester dari kelas VII s.d. IX. Peringkat kelas dihitung berdasarkan poin bobot yang diperoleh kemudian dikalikan dengan indeks akreditasi sekolah. Poin bobot dan indeks akreditasi sekolah adalah sebagai berikut :

Rank Poin

I 100

II 90

III 80

IV 70

V 60

VI 50

VII 40

VIII 30

IX 20

X 10

Akreditasi Indeks

A 1,00

B 0,85

C 0,70

Contoh : 

Abdi adalah siswa SMP X di OKI dengan akreditasi B. Abdi memiliki prestasi sebagai peringkat I pada semester 1, peringkat III semester 2, serta peringkat II pada semester 5. Maka poin prestasi Abdi adalah (100 + 80 + 90) x 0,85 = 229,5 poin

  1. Prestasi Akademik

Prestasi akademik yang dimaksud adalah kompetisi akademik yang diadakan oleh lembaga pemerintah atau lembaga yang diakui pemerintah. Prestasi akademik dibuktikan dengan piagam penghargaan.Poin prestasi akademik sebagai berikut :

Tingkat Juara I Juara II Juara III

Internasional 450 400 350

Nasional 350 300 250

Provinsi 250 200 150

Kabupaten 150 100 50

Contoh :

Shafa adalah siswi MTs X OKI dan termasuk siswi berprestasi pada bidang Olimpiade IPA. Tahun 2023 Shafa juara I kabupaten OKI dan lanjut ke jenjang provinsi sebagai juara II. Untuk tingkat nasional, Shafa belum berhasil. Maka poin prestasi Shafa adalah 150 + 200 = 350 poin.

  1. Prestasi Non-Akademik

Prestasi non-akademik yang dimaksud adalah kompetisi non-akademik yang diadakan oleh lembaga pemerintah atau lembaga yang diakui pemerintah. Poin prestasi non-akademik sebagai berikut :

Tingkat Juara I Juara II Juara III

Internasional 225 200 175

Nasional 175 150 125

Provinsi 125 100 75

Kabupaten 75 50 25

  1. Prestasi Sebagai Hafidz Alquran

Prestasi sebagai tahfidz dibuka dalam rangka menindaklanjuti program tahfidz dari Pemprov Sumsel. Prestasi sebagai tahfidz dibuktikan dengan sertifikat hafalan yang diterbitkan oleh lembaga berwenang. Poin prestasi tahfidz dihitung berdasarkan jumlah hafalan Al-Quran yang dimiliki, yaitu :

Jumlah Hafalan Poin

1 – 2 Juz 350

3 – 4 Juz 400

Lebih dari 5 Juz 450

*catatan : jika jumlah hafalan melebihi 2 juz, tetapi belum sampai 3 juz, maka akan dihitung sebagai 2 juz.

INFORMASI

  1.  Calon peserta didik diperbolehkan mendaftar pada 2 atau lebih sekolah selama memenuhi persyaratan.
  2. Khusus di SMAN 3 Unggulan Kayuagung, peserta didik dapat mendaftar pada 2 atau lebih jalur pendaftaran, selama memenuhi persyaratan.
  3. Bagi yang tidak lulus Jalur Afirmasi, Mutasi Kerja atau Prestasi, DAPAT Melakukan KONFIRMASI UNTUK IKUT JALUR TES TPA
  4. Form Konfirmasi ada bersama pengumuman kelulusan.
  • Tes Potensi Akademik adalah mekanisme seleksi dengan mengerjakan soal dengan batas waktu yang ditetapkan.
  • Jumlah soal tes adalah sebayak 75 soal mata pelajaran dengan rincian sebagai berikut :

Bahasa Indonesia 15 soal

Bahasa Inggris 15 soal

Matematika 15 soal

IPA 15 soal

IPS 15 soal

TOTAL  75 soal

  • Waktu pengerjaan soal adalah 90 menit.
  • Jawaban benar bernilai +4, jawaban salah bernilai -1 dan tidak mengisi jawaban bernilai 0.
  • Tes dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Tes (CAT) menggunakan perangkat android yang disediakan oleh PPDB.
  • Selama proses tes, peserta hanya perlu membawa alat tulis dan kartu peserta ujian.
  • Selama proses tes, hasil atau nilai dapat dipantau secara online dan real time, sistem akan langsung meranking hasil nilai tes. Panitia akan menyediakan platform online dan offline untuk memantau progres tes.
  • Platform online berupa situs online yang dapat diakses menggunakan smartphone atau komputer.
  • Platform offline berupa layar besar berisi tampilan hasil tes yang sedang berlangsung.
  • Segala bentuk kecurangan dalam ujian akan diberi sanksi berupa DISKUALIFIKASI.

KUOTA PENERIMAAN

  1. Dalam Permendikbud No. 47 Tahun 2023 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan disebutkan jumlah maksimum peserta didik dalam 1 kelas adalah 36 orang.
  2. Jumlah kelas yang dimiliki oleh SMAN 3 Unggulan Kayuagung untuk kelas X adalah 6 kelas.
  3. Sehingga jumlah peserta didik yang dapat ditampung adalah 216 peserta didik.
  4. Karena menggunakan asrama yang terpisah antara putra dan putri, maka jumlah 216 peserta didik tersebut harus dibagi sesuai kapasitas asrama.
  5. Kapasitas asrama putra kelas X adalah 13 kamar dimana setiap kamar menampung maksimum 8 peserta didik, sehingga jumlah peserta didik putra maksimum 104 peserta didik.
  6. Kapasitas asrama putri kelas X adalah 13 kamar dimana setiap kamar menampung maksimum 8 peserta didik, sehingga jumlah peserta didik putri maksimum 104 peserta didik.
  7. Sehingga kondisi optimal daya tampung peserta didik SMAN 3 Unggulan Kayuagung adalah 208 peserta didik.

DAFTAR SEKARANG