Kelas Kompetisi Sains

fw_logo

Kompetisi Sains

Kompetisi Sains (dahulu disebut Olimpiade) adalah ajang uji kemampuan siswa dan siswi yang setiap tahun diadakan oleh pemerintah dengan harapan mampu meningkatkan minat belajar siswa dan siswi Indonesia dalam bidang keilmuan tertentu. Kompetisi Sains dilakukan hampir serentak diseluruh Indonesia mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional. Ajang ini sering dijadikan salah satu tolok ukur prestasi siswa yang ada disekolah dari segi akademik. Sekolah akan memiliki nilai plus jika mampu menjuarai olimpiade tingkat nasional maupun internasional. Pelaksanaan Kompetisi Sains didukung kuat oleh pemerintah dengan adanya Permendiknas no 34 tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik Yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. Berdasarkan peraturan pemerintah tersebut, pemerintah mendukung penuh kegiatan kompetensi baik pada tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional dan internasional.

IMG_20170509_131411_HDR

Tidak bisa dipungkiri, bahwa siswa dan siswi yang mampu menjuarai ajang ini tentu memiliki kemampuan yang lebih baik dalam hal analisis, tingkat pemahaman ilmu maupun strategi pemecahan masalah. Kondisi ini juga sering digunakan oleh perguruan tinggi sebagai pertimbangan bagi calon mahasiswa yang pernah berpengalaman dalam ajang Kompetisi Sains. Bagi dunia pendidikan, Kompetisi Sains menjadi pacuan untuk terus mengembangkan disiplin ilmu yang ada. Diharapkan bagi siswa dan siswi diseluruh Indonesia dapat terus memajukan kualitas keilmuan yang dimiliki.  Untuk itu sekolah perlu menekankan pembinaan khusus untuk hal ini, yakni proses pembinaan analisis, keilmuan dan solusi masalah sains maupun sosial sehingga siswa dan siswi SMAN 3 Unggulan benar-benar siap untuk berkompetisi di bidang Kompetisi Sains.


 
Tujuan

Tujuan dari diadakannya kegiatan ini terbagi menjadi dua, yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan jangka pendek menitik beratkan pada pengetahuan, keterampilan dan sikap yang akan didapatkan siswa dalam waktu satu semester. Tujuan jangka panjang mengacu pada keterampilan non-akademik yang diperoleh siswa untuk dipergunakan bagi masa depannya.

1. Jangka Pendek

  • Mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang olimpiade sains.
  • Melatih kemampuan analisa siswa dalam menelaah persoalan olimpiade.
  • Mempersiapkan tim olimpiade SMAN 3 Unggulan Kayuagung untuk mengkuti ajang olimpiade yang diadakan dinas pendidikan setiap tahun

2. Jangka Panjang

  • Membekali keterampilan analisis yang lebih dalam tentang sains untuk siswa dan siswi yang kelak akan berguna pada jenjang perguruan tinggi
  • Memperdalam disiplin keilmuan siswa dan siswi yang mempermudah mereka untuk menemukan bidang ilmu yang relevan dengan bakatnya.


 
Prosedur Kegiatan

Dalam melaksanakan kegiatan ini, ada garis besar yang menjadi acuan bagi peserta maupun pelaksana. Adapun hal-hal yang bersifat insidentil yang terjadi saat pelaksanaan dapat dimusyawarahkan dikemudian hari.

  1. Diadakan sepanjang tahun pelajaran pada jam ekstrakurikuler dengan jadwal rutin ditentukan sekolah yaitu pada Selasa dan Kamis pukul 16.00 – 17.30 WIB.
  2. Dalam satu kelas (satu mata pelajaran), jumlah maksimal peserta kegiatan adalah 10
  3. Kegiatan memiliki program dan tujuan sesuai dengan mata pelajaran terkait.
  4. Jumlah materi dan soal evaluasi ditentukan oleh masing-masing pembina sesuai dengan silabus olimpiade yang berlaku.
  5. Keanggotaan ditentukan oleh guru pembimbing dengan mempertimbangkan minat dan bakat siswa.
  6. Pada selang waktu tertentu, diadakan evaluasi untuk melihat perkembangan pelaksanaan program.

Guru pembimbing dalam kelas kompetisi sains ini adalah :

  1. Matematika – Erifal, S.Pd.
  2. Fisika – H. Amrul A, S.Pd.
  3. Kimia – Budiono, S.Pd., M.Si.
  4. Biologi – Antoni, S.Pd.
  5. Astronomi – Erlinda, S.Pd.
  6. Geografi & Kebumian – Asromi Bukroni, S.Pd., M.Pd.
  7. Ekonomi – Eva Susanti, S.Pd.
  8. Komputer/Informatika – Atun Nurul Izzati, S.Kom, M.Pd