Prosedur Kegiatan dan Petunjuk Teknis KATULISTIWA

PROSEDUR KEGIATAN KATULISTIWA

Dalam melaksanakan kegiatan ini, ada garis besar yang menjadi acuan bagi peserta didik maupun guru pembimbing, guru penguji dan penanggung jawab kegiatan. Adapun hal-hal yang bersifat insidentil yang terjadi saat pelaksanaan dapat dimusyawarahkan dikemudian hari. Acuan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Kegiatan Karya Tulis

  • Setiap semester siswa diharuskan mempresentasikan sekurang-kurangnya satu karya tulis non-penelitian untuk kelas X, karya tulis berbasis penelitian sederhana untuk kelas XI dan XII.
  • Dalam penyusunan, siswa akan dibantu oleh satu orang guru pembimbing yang sesuai dengan judul karya tulis yang diajukan siswa. Ruang lingkup materi yang dibahas adalah Ilmu Hayati, Lingkungan, Sosial, Seni Budaya, Teknologi dan Kemaritiman.
  • Untuk karya tulis dengan tema kemaritiman, peserta didik dapat mengangkat topik berupa Ekosistem Laut, Sumber Daya Laut, Energi Laut, Geografi Kelautan, Klimatologi Kelautan, Transportasi Laut, Sejarah Maritim, Geopolitik dan Geoekonomi Maritim.
  • Dalam melaksanakan bimbingan, aturan yang berlaku adalah sebagai berikut :
  1. Setiap pembimbing diperbolehkan membimbing siswa dengan jumlah maksimal 20 siswa.
  2. Siswa hanya diperbolehkan meminta bimbingan diluar jam kegiatan belajar mengajar serta sesuai kesepakatan antara pembimbing dan siswa yang dibimbing.
  3. Alokasi maksimal bimbingan adalah 12 kali dengan jumlah bimbingan minimal adalah 3 kali. Jumlah bimbingan yang dilaksanakan disesuaikan oleh guru pembimbing dengan memperhatikan aspek kesiapan karya tulis siswa untuk dipertanggung jawabkan.
  • Pada akhir semester siswa wajib mempresentasikan karya tulisnya dengan diuji oleh satu orang guru penguji dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Penguji dipilih berdasarkan kesesuaian antara judul karya tulis yang diuji dengan bidang studi guru penguji.
  2. Guru penguji dipilih menggunakan sistem silang dengan guru pembimbing yang lain.
  3. Satu orang guru penguji dapat menguji maksimal 20 karya tulis dengan catatan jika jumlah karya tulis siswa melebihi jumlah maksimal guru penguji, maka diperbolehkan menguji lebih dari 20 karya tulis.
  4. Dalam pelaksanaan ujian, guru pembimbing diperkenankan hadir untuk mendampingi siswanya, tetapi guru pembimbing tidak berhak untuk ikut serta dalam ujian.
  5. Jadwal pengujian karya tulis akan ditentukan oleh sekolah pada setiap akhir semester melalui penanggung jawab bidang P2M yang berkoordinasi dengan Wakasek Kurikulum.
  6. Apabila siswa yang bersangkutan belum mencapai standar karya tulis yang ditetapkan sekolah, maka siswa tersebut melakukan revisi hingga karya tulisnya memenuhi kriteria yang ditentukan.
  • Nilai hasil presentasi karya tulis akan masuk pada nilai ekstrakurikuler dan menjadi syarat pengambilan raport.

2. Kegiatan Literasi

  1. Kegiatan literasi dilaksanakan selama 15 menit sebelum jam pertama pelajaran dimulai. Dalam pelaksanaanya, kegiatan literasi dipantau oleh guru yang mengajar pada jam pertama.
  2. Peserta didik diperbolehkan membaca berbagai jenis buku yang sesuai dengan usia, kematangan dan pola pikir peserta didik. Penanggung jawab program memastikan buku yang dibaca merupakan karya yang mendidik dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.
  3. Sekolah menyediakan rak buku (mini library) di pojok ruang kelas sebagai tempat menyimpan buku setelah dibaca.
  4. Apabila peserta didik selesai membaca satu buku, peserta didik dapat beralih pada buku lain atau meminjam buku yang dibaca temannya yang sudah selesai.
  5. Buku yang ada di mini library di perbaharui setiap awal tahun pelajaran.
  6. Peseta didik membuat katalog buku yang ada di mini library serta membuat progres pelaksanaan kegiatan literasi di kelasnya yang dikoordinasi oleh ketua kelas.
  7. Setiap bulan peserta didik membuat resume dari buku yang ia baca dan dikumpulkan kepada pembina KATULISTIWA setiap tanggal 9 (sembilan).
  8. Hasil karya peserta didik dijilid per kelas untuk dijadikan bacaan di pojok baca.


 
PETUNJUK TEKNIS KATULISTIWA

1. Kegiatan Karya Tulis

  • Karya tulis dibuat pada kertas HVS putih ukuran A4 dengan margin 3,2,2,2.
  • Huruf yang digunakan adalah Times New Roman ukuran 12pt, line spacing 1,5pt, page layout 0 untuk after dan before.
  • Judul diketik dengan style bold dan ukuran 14pt untuk sampul serta 12pt untuk judul bab dan subbab.
  • Pada halaman judul, disertakan logo sekolah dan nama instansi yang benar.
  • Halaman pengesahan berisi judul, identitas peserta didik dan pengesahan dari guru pembimbing dan kepala sekolah.
  • Sistematika penulisan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh sekolah.
  • Penulisan karya tulis harus mengikuti kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  • Karya tulis dilengkapi dengan kartu bimbingan yang dilampirkan pada bagian akhir karya tulis.

2. Kegiatan Literasi

  1. Resume dibuat pada kertas HVS putih ukuran A4 dengan margin 3,2,2,2.
  2. Huruf yang digunakan adalah Times New Roman ukuran 12pt, line spacing 1,5pt, page layout 0 untuk after dan before.
  3. Identitas buku ditulis pada kiri atas.
  4. Identitas peserta didik (Nama, Kelas dan NIS) ditulis pada sudut kanan atas.
  5. Resume yang dibuat sekurang-kurangnya sebanyak 2 halaman.

Petunjuk teknis dan contoh penulisan dalam halaman berikut : Lampiran Teknis

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.
https://zona131.com/
sawer138
daftar hokimulu
https://jbg.sumbatimurkab.go.id/sgacor/