Pelantikan Paskibra SMAN 3 Unggulan Kayuagung 2011Kayuagung – Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Anggotanya berasal dari pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas kelas 1 atau 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus di beberapa tingkat wilayah, provinsi, dan nasional.

Gagasan Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat ibukota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-1, Presiden Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. Pada saat itulah, di benak Mutahar terlintas suatu gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa.

Tetapi, karena gagasan itu tidak mungkin terlaksana, maka Mutahar hanya bisa menghadirkan lima orang pemuda (3 putra dan 2 putri) yang berasal dari berbagai daerah dan kebertulan sedang berada di Yogyakarta. Lima orang tersebut melambangkan Pancasila. Sejak itu, sampai tahun 1949, pengibaran bendera di Yogyakarta tetap dilaksanakan dengan cara yang sama.

Ketika Ibukota dikembalikan ke Jakarta pada tahun 1950, Mutahar tidak lagi menangani pengibaran bendera pusaka. Pengibaran bendera pusaka pada setiap 17 Agustus di Istana Merdeka dilaksanakan oleh Rumah Tangga Kepresidenan sampai tahun 1966. Selama periode itu, para pengibar bendera diambil dari para pelajar dan mahasiswa yang ada di Jakarta.

Tahun 1967, Husein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Soekarno, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, beliau kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu:

  • Kelompok 17 / pengiring (pemandu),
  • Kelompok 8 / pembawa (inti),
  • Kelompok 45 / pengawal.

Jumlah tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 (17-8-45).

(Sumber : Wikipedia)

Hari ini SMAN 3 Unggulan Kayuagung melantika para siswa dan siswi angkatan ke-11. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas DISPORA Kabupaten OKI Sumatera Selatan, Bapak Iskandar dan juga dihadiri oleh perwakilan Polres OKI, Bapak Brip. Pol. Ihsanul Amri. Dalam kesempatan ini, Dinas DISPORA memberikan pesan untuk kepada para siswa dan siswi SMAN 3 Unggulan Kayuagung yang dimana mereka memiliki tanggung jawab sebagai Pemuda Indonesia, yang mengemban tangggung jawab untuk berkarya untuk nusa dan bangsa nya.

Dalam kesempatan ini juga Kepala SMAN 3 Unggulan Kayuagung, Bpk. H. Abdul Gofar, S.Pd memberikan ucapan selamat untuk kepada para siswa dan siswi yang telah dilantik, Semoga dengan dilantiknya PASKIBRA Angkatan ke-11 Tahun 2011 ini akan lebih memberikan semangat kepada seluruh siswa dan siswi nya untuk lebih meningkatkan prestasi nya.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...