82 Siswa Diterima Melalui Jalur PMP Di Universitas Negeri, Diperkirakan Masih Akan Bertambah

Kayuagung-OKI, Indowarta

Jumlah universitas di Indonesia yang berminat untuk menarik calon mahasiswa dari lulusan SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung Kab. Ogan komering Iliir (OKI) melalui jalur Pemilihan Minat dan Prestasi (PMP) pada tahun ajaran 2008-2009 meningkat hingga 79.04 %. Hal tersebut seperti yang di jelaskan Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung, Anis Joko Santoso SPd MM saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (14/5).

Menurut Anis, hingga saat ini SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung yang statusnya dalam kepengurusan proses sekolah yang bertaraf internasional tersebut bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008), maka minat universitas untuk menarik calon mahasiswanya dari SMA ini meningkat hingga 79,04 % di banding tahun lalu yang hanya 75 %.

“Kita bersyukur karena sekolah kita ada peningkatan dari tahun kemarin. Tahun ini saja untuk jalur PMP bakalan naik menjadi 79,04 % dibanding tahun lalu yang baru 75 %. Bukan itu saja, siswa tamatan kita ini bahkan ada juga yang telah diterima untuk melanjutkan kuliahnya diluar negeri meskipun itu melalui test, yakni sekitar 6 orang yang melanjutkan kuliah di Jepang, Australia, dan Amerika” jelas Anis.

Untuk saat ini, sekolah yang dalam proses SSI ini pada tahun 2009 ini khusus untuk kelas 3 nya memliki 105 siswa yang terbagi atas  52 siswa dari program IPA dan 53 siswa dari program IPS. Ini jumlah total siswa dari kelas 1 hingga kelas 12 yang berjumlahkan sekitar 352 siswa.

Adapun siswa yang berhasil lulus melalui jalur PMP, lanjut Anis, tersebut diantaranya akan kuliah di universitas terkemuka di Indonesia seperti di Sekolah Tinggi Teknologi Telekomunikasi (STT Telkom) sebanyak 6 orang, Universitas Indonesia (UI) sebanyak 2 orang, Institut Pertanian Bogor (IPB) sebanyak 5 orang, UNS Surakarta sebanyak 1 orang, Universitas Sudirman sebanyak 6 orang, Politeknik Pos Indonesia (PPI) sebanyak 3 orang, Institut Teknologi Bandung (ITB) sebanyak 2 orang, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebanyak 3 orang, Universitas Brawijaya Malang (Unibraw) sebanyak 2 orang, Akademi Perawat Kesehatan (Akper Depkes) Semarang sebanyak 1 orang, Universitas Sriwijaya (Unsri) sebanyak 28 orang, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebanyak 4 orang, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sebanyak 6 orang Universitas Riau sebanyak 1 orang dan Universitas Lampung (Unila) sebanyak 10 orang. Namun begitu nama-nama ini dituturkan Anis akan terus bertambah mengingat masih banyak universitas lain yang belum membuka penerimaan.

Dengan bangga Anis pun menuturkan kalau saat ini SMA Negeri 3 Unggulan yang berdiri sejak tahun 2000 ini telah memiliki 12 kelas dengan jumlah total siwa sebanyak 352 orang. “Memang kita terapkan system disiplin pada mereka dan peningkatan terhadap mutu pendidikan. 82 siswa ini belum termasuk yang akan bakalan menambah kembali, ini dikarenakan seperti dari Unsri dan Politeknik Negeri Sriwijaya sendiri belum mengumumkan kemitraannya dengan kita,” jelasnya.

Anis menjelaskan, bukan hanya diterima melalui jalur PMP siswanya, tapi juga ada yang diterima bekerja melalui ikatan dinas usai menamatkan sekolahnya seperti diterima di Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN), Akademi Kepolisian (Akpol) dan lain sebagainya.

Terpisah, saat disinggung  mengenai  proses Sekolah Negeri 3 Unggulan Kayuagung untuk bertaraf internasional, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung Bagian Kemahasiswaan, Waino, SPd menjelaskan kalau hingga kini masih menunggu turunnya Surat Keputusan dari Dirjen Pendidikan Nasional.

“Insya Alllah, tahun 2009 – 2010 ini akan segera keluar SK tersebut, kita kan melalui proses bertahap dimana tahun 2000 sekolah kita yang baru berdiri baru tahap sekolah regular seperti sekolah-sekolah lainnya, di tahun yang sama dengan melalui SK Gubernur langsung menjadi sekolah unggulan dan tahun 2007 yang lalu sekolah kita ini ditunjuk menjadi sekolah Rintisan Kategori Mandiri (RSKM) atau dikenal dengan Sekolah Standar Nasional (RSSN) dan beberapa waktu lalu mengajukan menjadi sekolah yang bertaraf internasional,” jelas Waino.

Menurut Waino hingga kini SMA Unggulan 3 Kayuagung ini masih menunggu turunnya SK untuk bertaraf internasional.(Irawan).

Sumber : www.indowarta.com



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...